Manfaat agama dalam kehidupan manusia berpengaruh dalam banyak
aspek, bukan hanya dalam aspek kerohanian saja. Menilik kembali dari awal,
agama merupakan kata serapan dari bahasa sansekerta yang berarti tidak kacau,
jadi maksud dari agama adalah aturan yang membimbing manusia menuju kedalam
keberaturan.
Ada beberapa manfaat agama yang
dapat diperoleh manusia yaitu antara lain sebagai berikut :
- Memberikan
Manusia Tuntunan dan
Ajaran Hidup
Manusia
tanpa agama merupakan manusia yang tidak memiliki tujuan. Dalam ajaran agama,
manusia dituntun agar beribadah dan melakukan kebaikan dalam hidup, baik antar
sesama manusia maupun dengan alam. Manusia diajarkan oleh agama untuk saling
tolong menolong antar manusia, saling toleransi dalam menerima keberagaman
dalam manusia baik berdasarkan suku, agama, ras dan kelompok. agama juga
mengajarkan manusia untuk tidak melakukan hal yang merugikan orang lain maupun
lingkungan sekitarnya.
Agama
berguna dalam kebudayaan, agar manusia tidak akan kembali menjadi makhluk
primitif yang hanya memiliki tujuan bertahan hidup dan berkembang biak tanpa
memiliki orientasi untuk berkembang.
- Memberi
Jawaban Tentang Hal yang
Tidak Dapat Dijawab oleh Manusia
Agama merupakan sumber
tatanan hidup dan pengetahuan manusia. Di dunia ini terdapat banyak hal dan
kejadian yang tidak mampu dijawab dengan keterbatasan yang ada pada manusia.
Misalnya pertanyaan seperti kemanakah jiwa manusia setelah raganya mati? Untuk
apa manusia ada di dunia ini? Untuk apa manusia hidup dengan berbagai cara
namun akhirnya harus mati?
Pertanyaan
pertanyaan tersebut tentu sulit untuk dijawab manusia dengan keterbatasan
pikiran yang ada. Agama memberikan jawaban jawaban dari pertanyaan yang tidak
dapat ditemukan oleh nalar manusia. Agama akan membimbing manusia untuk
menemukan hakikat hidup dari setiap manusia merupakan salah satu dari
banyak manfaat agama.
- Mengenalkan pada
Hal yang Buruk Dan Baik
Pada
dasarnya, manusia ingin memperoleh semua hal yang ada di dunia ini karena nafsu
yang ada dalam masing masing diri manusia. Segala cara tentu akan dilakukan
untuk mendapatkan hal yang diinginkan.
Dengan
adanya agama dan ajaran ajaran yang ada dalam agama, manusia dapat mengetahui
mana hal yang boleh dilakukan dan mana hal yang tidak boleh dilakukan. Aturan
aturan dalam agama, adalah mengatur mana hal yang boleh dan mana yang tidak
boleh dilakukan oleh manusia.
Sedangkan
larangan dalam agama bertujuan agar manusia tidak merugikan diri sendiri,
merugikan orang lain ataupun merugikan makhluk hidup lain dalam rangka
memperoleh hal yang ingin dimiliki oleh manusia.
- Menjadi
Penyeimbang Antara Fisik dan
Jiwa Manusia
Menurut
filsuf yunani kuno yaitu plato, manusia dilihat secara dualistik yang terdiri
dari unsur raga dan jiwa. Kesehatan manusia tidak hanya dilihat dari fisiknya
saja, namun dari jiwa. Agama memberikan tuntunan kepada manusia untuk dapat
memperoleh ketenangan dan kematangan jiwa ketika beribadah untuk menyeimbangkan
kebutuhan fisik dan jiwa manusia.
Dengan
banyaknya hal yang dapat diperoleh manusia dalam mempercayai dan menjalankan
aturan dan ajaran dalam agamanya, banyak aspek dalam ajaran agama yang
digunakan untuk menjadi acuan dalam menentukan dasar serta hukum suatu negara.
Disadari
atau tidak, banyak peraturan dalam suatu negara yang diadopsi dari peraturan
agama karena dilihat dari banyaknya hal yang diperoleh dalam manfaat
agama.
Runita Deviance Sayangbati
15.E1.0099
Gregorius Daru